Kamis, 22 Agustus 2013

Artikel Fisiologi Respirasi (Pernafasan)

A

Fungsi umum sistem pernafasan
Sirkulasi (pertukaran) gas O2 & CO2 seluler
Menekan abdomen selama eliminasi urin dan feces dan melahirkan
Proses batuk dan bersin, merupakan reflek protektif.
Menghasilkan suara dan resonansi

Anatomi
Anatomi pernafasan tdd:
Bagian konduksi (conductions portion), membawa udara ke dan dari alveolus, tdk terjadi pertukaran gas.
struktur yg menyalurkan udara yg diinspirasi ke alveolus pada paru dan membawa udara ekspirasi dari paru-paru ke atmosfir. (hidung – faring – laring – trakhea – bronkus)
2. Area respirasi (respiration portion), yaitu pada alveolus yg merupakan unit fungsional, terjadi pertukaran gas

Hidung, fisiologi hidung
a. Respirasi  3 proses:
Filtrasi
Penghangatan
Pelembaban
b. Penerimaan sensasi bau  bag. Medial rongga hidung
 epithellium olfactory.
c. Ruang resonansi  pembentukan suara fonetik

Faring
Larynx
Fisiologi laring:
Produksi suara  vokalisasi
Katup  saat menelan: katup menutup  cegah terjadi aspirasi ke dalam trakheobronchial.
Katup saat batuk  pita suara tertutup  tekanan batang trakcheobronchial tinggi.

Trachea
Di dalamnya terdapat Pseudostratified ciliated columnar epithelium memiliki sel goblet  fungsi: sekresi mucus.
Cilia  fungsi: Memicu refleks batuk

Bronchus
Dua bagian:
Bronchus kanan: lebih pendek, besar & memiliki lumen yg besar, terdiri dari lobus atas, tengah & bawah.
Bronchus kiri: terdiri dari lobus atas & bawah.

Fungsi: menyalurkan udara menuju paru-paru
- Bronchus  bronchiolus : fungsi  mensuplai segmen bronchopulmoner.
Setiap segmen bronchus memiliki >50 terminal bronchiolus
Setiap bronchiolus membentuk >2 ductus alveolus
Dinding bronchus mengandung carttilago & otot-otot polos.
Otot polos berkontraksi  bronchospasme  lumen sempit  resistensi jalan nafas meningkat

RESPIRATIONS PORTIONS

Bronchiolus  ductus alveolar > 14 juta Alveolus 300 juta
Dinding alveolus mengandung membran alveolar & cairan interstitial (serabut kolagen)
- Pertukaran gas O2 dan CO2 di dlm paru  melalui proses difusi pada dinding alveoli  berikatan dengan Hb


Pulmo
Organ yg terdapat dlm rongga thorax
Terdiri dari paru kiri ( 2 lobus) & kanan (3 lobus)
Paru dilapisi oleh membran serosa (pleura visceral)
Dinding thorax dilapisi oleh pleura parietal
Diantara kedua pleura ada rongga yg berisi cairan: ± 10-20 cc  fungsi untuk menurunkan gaya gesek permukaan kedua pleura saat bernafas.

Definisi pernafasan/respiration
Respiration, adalah pertukaran gas antara individu dan
Lingkungan. (kozier : 1991) atau
Keseluruhan proses pertukaran gas antara udara atmosfir
dan darah dan antara darah dengan sel-sel tubuh.
Dibagi menjadi 2 bagian :

Respirasi Eksternal: proses pertukaran O2 & CO2 ke dan dari paru ke dalam darah.  O2 masuk ke dalam darah dan CO2 + H2O masuk ke paru paru kemudian dikeluarkan dari tubuh

2. Respirasi internal/respirasi sel: proses pertukaran O2 & CO2 di tingkat sel  peristiwa biokimiawi untuk proses kehidupan

Proses pernafasan, tdd dari 3 bagian :
Ventilasi pulmonal
yaitu masuk dan keluarnya aliran udara antara atmosfir dan alveoli paru. Yang terjadi mll proses bernafas (inspirasi dan ekspirasi).
Disfusi gas (oksigen dan karbondioksida) antara alveoli dan kapiler pulmonal
Transport O2 & CO2 melalui darah ke dan dari sel jaringan

Mekanik pernafasan
Masuk dan keluarnya udara dari atmosfir ke dalam paru-paru dimungkinkan olen peristiwa mekanik pernafasan sbb:

Inspirasi (inhalasi) : masuknya O2 dari atmosfir & CO2 ke dlm jalan nafas.
Otot difragma kontraksi dan kubah difragma turun,
Otot intercostalis externa menarik dinding dada agak keluar  Ruang dalam dada membesar  teknan dalam alveolus menurun  udara masuk paru-paru

Ekspirasi (exhalasi): keluarnya CO2 dari paru ke atmosfir melalui jalan nafas.
Otot difragma dan m. intercotalis interna relaksasi.  difragma naik, dinding dada masuk ke dalam  dan ruang didalam dada mengecil  tekanan dalam alveolus meningkat  udara keluar dari paru-paru
Proses ekspirasi berlangsung pasif


Satu kali bernafas = 1 x inspirasi dan 1 x ekspirasi
Otot-otot yang membantu dalam respirasi:
Inspirasi:
Utama: Diafragma & intercostalis eksterna
Tambahan: sternocleidomastoideus, scalenus
Ekspirasi: intercostalis interna & otot abdominalis (rectus transversus &
obliqus).

Mekanisme Bernafas
Inspirasi dan ekspirasi terjadi karena adanya kontraksi dan relaksasi otot-otot pernafasan
Selama inspirasi tenang, difragma dan m. interkonta ekterna berkontraksi dan volume thorax meningkat
Selam ekspirasi tenang. Otot-otot tersebut relaksasi dan recoil elastis paru-paru dan thorak yang menyebabkan penurunan volume thorax
Kekuatan inspirasi dan ekspirasi dibantu oleh kontraksi otot pernafasan asesoris

(www.mhhe.com/biosci/ap/foxhumphys/student/olc)

4. Transportasi gas pernafasan
a. Ventilasi
Selama inspirasi udara mengalir dari atmosfir ke alveoli. Selama ekspirasi sebaliknya

Udara yg masuk ke dalam alveoli mempunyai suhu dan kelembaban atmosfir. Udara yg dihembuskan jenuh dengan uap air dan mempunyai suhu sama dengan tubuh
. Difusi
Yaitu proses dimana terjadi pertukaran O2 dan CO2 pada pertemuan udara – darah. Tempat difusi yg ideal yaitu di membran alveolar-kapilar karena permukaannya luas dan tipis
Pertukaran gas antara alveoli dan darah terjadi secara difusi. Tekanan parsial O2 (PaO2) dalam alveolus lebih tinggi dari pada dalam darah  O2 dari alveolus ke dalam darah.
Sebaliknya (PaCO2) darah > (PaCO2) alveolus

Perpindahan gas tergantung pada luas permukaan dan ketebalan dinding alveolus

Transportasi gas dalam darah

O2 perlu ditrasport dari paru-paru ke jaringan dan CO2 harus ditransport kembali dari jaringan ke paru-paru.

Beberapa faktor yg mempengaruhi dari paru ke jaringan
- Cardiac out put
- Jumlah eritrosit
- Exercise
- Hematokrot darah, akan meningkatkan vikositas darah
 menurunkan CO  mengurangi transport O2

Perfusi pulmonal adalah aliran darah aktual melalui sirkulasi pulmonal

O2 diangkut dlm darah;
dalam eritrosit bergabung dgn Hb  (oksi Hb) / Oksihaemoglobin (98,5%)
dalam plasma sbg O2 yg larut dlm plasma (1,5%)


CO2 dlm darah ditrasport sbg bikarbonat
Dalam eritosit sbg natrium bikarbonat
Dalam plasma sbg kalium bikarbonat
Dalam larutan bergabung dengan Hb dan protein plasma
5 – 7 %  C02 larut dalam plasma
15 – 20 %  Carbamoni Hb (carbamate)  HbNHCO3
Hb + CO2 HbC0
60 – 80%  bikarbonat  HCO3
CO2 + H2O H2CO3 - H+ + CO3-

4b.Pengukuran volume paru
Fungsi paru, yg mencerminkan mekanisme ventilasi disebut volume paru dan kapasitas paru

Volume paru dibagi menjadi :
volume tidal (TV) volume udara yang dihirup dan dihembuskan setiap kali bernafas.
Volume cadangan inspirasi (IRV) , volume udara maksimal yg dapat dihirup setelah inhalasi normal
Volume Cadangan Ekspirasi (ERV), volume udara maksimal yang dapat dihembuskan dengan kuat setelah exhalasi normal
Volume residual (RV) volume udara yg tersisa dalam paru-paru setelah ekhalasi maksimal

Kapasitas Paru
Kapasitas vital (VC), volume udara maksimal dari poin inspirasi maksimal
Kapasitas inspirasi (IC) Volume udara maksimal yg dihirup setelah ekspirasi normal
Kapasitas residual fungsiunal (FRC), volume udara yang tersisa dalam paru-paru setelah ekspirasi normal
Kapasitas total paru (TLC) volume udara dalam paru setelah inspirasi maksimal

Typical Values (young adult male of average size)
TV = 0.5-0.6 L (liters)
IRV = 3.0 L
ERV = 1.3 L
RV = 1.2 L

VC = 4.8 L ( 5 Liters)  VC = TV + IRV + ERV
TLC = 6.0 L  TLC = VC + RV
= TV + IRV + ERV + RV
FRC = 2.5 L  FRC = RV + ERV
IC = 3.5 L  IC = TV + IRV
Note: "normal" values depend upon age, sex, and size

Sumber : www.acbrown.com/lung

5. Pengaturan pernafasan
5a. Jenis-jenis lokasi pusat nafas

Mekanisme pernafasan diatur oleh 2 faktor utama :
Pengendalian Oleh saraf

Pusat ritminitas di medula oblongata langsung mengatur otot otot pernafasan
Aktivitas medula dipengaruhi pusat apneuistik dan pnemotaksis
Kesadaran bernafas dikontrol oleh korteks serebri

Pusat Respirasi
a. Medullary Rhythmicity Area:
- Area Inspirasi & ekspirasi
- Mengatur ritme dasar respirasi

b. Pneumotaxic Area:
- Di bagian atas pons
- Membantu koordinasi transisi antara inspirasi &
ekspirasi
- Mengirim impuls inhibisi ke area inspirasi  mencegah
paru-paru terlalu mengembang

c. Apneustic Area:
- Membantu koordinasi transisi antara inspirasi &
ekspirasi
- Mengirim impuls ekshibisi ke area inspirasi

Saraf pernafasan :
N. Phrenicus  diafragma
N. Spinal thoraxic  otot intercosta
Saraf simpatis dan parasimpatis

2. Pengendalian secara kimia
Pernafasan dipengaruhi oleh : PaO2, pH, dan PaCO2
Pusat khemoreseptor : medula, bersepon terhadap perubahan kimia pd CSF akibat perub kimia dalam darah.
Kemoreseptor perifer : pada arkus aortik dan arteri karotis



KONTROL PERNAFASAN
Kontrol saraf atas pernapasan melibatkan tiga komponen terpisah :
  1. Komponen yang bertanggung jawab untuk menghasilkan irama inspirasi atau ekspirasi berganti-ganti,
  2. Komponen yang mengatur kekuatan ventilasi (yaitu, kecepatan dan kedalaman bernapas) agar sesuai dengan kebutuhan tubuh,
  3. Komponen yang memodifikasi aktivitas pernapasan untuk memenuhi tujuan lain.
  • Modifikasi volunter : kontrol bernapas saat berbicara
  • Modifikasi involunter : saat batuk atau bersin.

Dalam kondisi laju respirasi yang tidak seimbang, tubuh akan berusaha mengembalikan kondisi tersebut dengan mekanisme homeostasis tubuh yang khas. Mekanisme homeostasis yang terjadi meliputi :

1. Perubahan aliran darah dan pemasukan oksigen pada level lokal Mekanisme ini merupakan mekanisme pengaturan aliran darah dan aliran udara, sebagai respon atas tekanan parsial gas CO2 dan O2. Pengaturan aliran darah erat kaitannya dengan tekanan parsial O2. Bila PO2 rendah, maka pembuluh kapiler alveolar akan mengalami vasokonstriksi. Sedangkan bila PO2 tinggi, pembuluh kapiler alveolar akan berdilatasi, sehingga banyak O2 yang diabsorpsi oleh darah. Mekanisme pengaturan aliran udara diatur oleh aktivitas otot polos bronkiolus. Otot polos yang terdapat pada dinding bronkiolus sangat sensitif terhadap tekanan parsial CO2 di udara. Kadar CO2 yang tidak sesuai akan “dikenali” oleh otot polos ini, lalu memberikan respon berupa bronkokonstriksi atau bronkodilatasi. Bila PCO2 rendah, maka bronkiolus akan berkonstriksi. Sedangkan bila PCO2 tinggi, akan terjadi bronkodilatasi. Kedua mekanisme yang terjadi merupakan suatu reaksi otomatis yang dilakukan tubuh, tanpa pengaruh dari sistem saraf pusat maupun perifer.
2. Perubahan laju respirasi di bawah kontrol pusat respirasi otak Kontrol respirasi diatur oleh komponen involunter dan volunter. Pusat involunter di otak mengatur kerja otot respirasi dan ventilasi pulmoner. Sedangkan pusat volunter mengatur output respirasi melalui kontrol pusat pernapasan di medula oblongata atau pons, dan neuron motorik pada sumsum tulang belakang yang mengatur otot respirasi. Motor neuron pada sumsum tulang belakang ini berperan dalam proses refleks respirasi, namun dapat juga diatur secara volunter melalui jalur kortikospinal.
KONTROL PUSAT RESPIRASI

Pusat respirasi merupakan sekelompok neuron yang tersebar luas dan terletak bilateral di dalam substansia retikularis medula oblongata dan pons. Pusat respirasi dibagi menjadi DRG (Dorsal Respiratory Group) dan VRG (Ventral Respiratory Group).
  • DRG merupakan kumpulan neuron yang mengatur kerja otot eksternal interkostal dan otot diafragma. DRG ini berfungsi pada seluruh proses respirasi normal.
  • VRG merupakan kumpulan neuron yang mengatur kerja otot respirasi aksesori, yang berfungsi saat bernapas dengan kuat, yaitu saat inhalasi maksimal dan ekshalasi aktif.
Kelompok dorsal terutama terdiri atas neuron inspirasi yang serat desendensnya berakhir pada motor neuron di medula yang mempersarafi otot-otot inspirasi. Secara periodik, neuron ini akan melepas impuls dengan frekuensi 12-15/menit. Sebagian serat saraf dari dorsal akan berjalan ke kelompok ventral. Kelompok ventral terdiri neuron inspirasi dan neuron ekspirasi yang keduanya tidak aktif selama pernapasan tenang. Apabila kebutuhan ventilasi meningkat, neuron I pada kelompok ventral diaktifkan melalui rangsang dari kelompok dorsal. Impuls melalui serat saraf yang keluar dari neuron I kelompok ventral akan merangsang motor neuron yang mempersarafi otot-otot inspirasi tambahan melalui n. IX dan n. X. Demikian pula neuron E akan dirangsang untuk mengeluarkan impuls yang akan menyebabkan kontraksi otot-otot ekspirasi, sehingga terjadi ekspirasi aktif. Terdapat pula suatu mekanisme feedback negatif antara neuron I kelompok dorsal dan neuron E kelompok ventral. Impuls dari I-DRG, selain merangsang motor neuron otot inspirasi, juga akan merangsang neuron E-VRG. Neuron E-VRG sebaliknya akan mengeluarkan impuls yang menghambat neuron I-DRG. Dengan demikian, neuron I-DRG akan menghentikan aktivitasnya sendiri melalui penglepasan rangsang inhibisi.
Selama respirasi normal :
  • meningkatnya aktivitas DRG selama periode 2 detik, sehingga menstimulasi otot-otot inspirasi, lalu terjadilah proses inhalasi. Setelah 2 detik, DRG berubah menjadi inaktif, lalu dibutuhkan waktu 3 detik untuk “quite” dan memungkinkan otot-otot inspirasi berelaksasi. Maka terjadilah ekshalasi normal (pasif).
Selama bernapas dengan kuat : - meningkatnya aktivitas DRG, yang menstimulasi aktivasi VRG pada otot-otot inspirasi - di akhir inhalasi, otot-otot ekspiratori menstimulasi otot aksesori sehingga mampu melakukan ekshalasi aktif
APNEUSTIK dan PNEUMOTAXIC CENTERS Apneustik dan pneumotaxic center merupakan sepasang nuceli yang mempengaruhi output respirasi. Keduanya merupakan pusat respirasi di pons yang memproduksi inspirasi-ekspirasi normal dan halus. Pusat pneumotaxic berfungsi membatasi lama inspirasi dan meningkatkan laju respirasi, dengan menginhibisi apneustik neuron dan membantu proses ekshalasi normal atau kuat.Pusat pneumotaksik mengirim impuls ke DRG yang menghambat neuron I, membatasi durasi inspirasi. Sebaliknya, pusat apneustik mencegah penghambatan neuron I dan memberikan kekuatan ekstra untuk inspirasi, dihambat oleh impuls aferen melalui n. vagus.
Pada sistem ini, pusat pneumotaksik mendominasi, membantu menghentikan inspirasi dan memberikan kesempatan ekspirasi. Bila pengaruh pusat pneumotaksik dan n. vagus dihilangkan, pengaruh tonik pusat apneustik terhadap pusat respirasi menjadi dominan, sehingga terjadi apneusis (henti napas pada fase inspirasi). Sedangkan apabila pengaruh hambatan n. vagus masih ada, terjadi irama pernapasan yang lebih lambat dan dalamSelama pernapasan normal, stimulasi dari pusat apneustik membantu peningkatan intensitas inhalasi sampai 2 sekon.Sedangkan pada pernapasan kuat, pusat apneustik dapat merespon input sensori dari nervus vagus sehingga meningkatkan laju respirasi.

Kamis, 16 Mei 2013

kesehatan rambut wanita berjilbab


Kesehatan Rambut Wanita Berjilbab
Pentingnya Menjaga kesehatan Rambut Bagi Wanita Berjilbab
Wanita berjilbab hukumnya wajib buat seorang muslimah, dimana tujuannya adalah untuk menutupi aurat. Dan wanita yang berjilbab harus rela menutupi rambut yang merupakan mahkota bagi wanita. Tapi bukan berarti rambut yang ditutupi harus diabaikan kesehatannya.Kesehatan Rambut bagi wanita berjilbab, justru harus lebih extra diperhatikan, karena wanita berjilbab cenderung memiliki masalah rambut seperti rambut menjadi lembab,ketombe,rontok atau patah, dan tentunya harus dilakukan perawatan secara extra supaya kesehatan rambut wanita berjilbab selalu terjaga dengan baik.
Perawatan extra untuk menjaga kesehatan rambut bag wanita berjilbab, tidak harus mahal apalagi ribet, bahkan merawat rambut yang selalu ditutupi jilbab, bisa dilakukan sendiri dirumah, berikut beberapa cara supaya rambut dan kulit kepala selalu sehat dengan perawatan sendiri    :
• Keramas secara teratur 2-3 hari sekali.
• Pilih shampo yang sesuai dengan jenis rambut dan kulit kepala, karena rambut berjilbab cenderung berminyak, maka sebaiknya pilih jenis shampo untuk rambut berminyak.
• Selalu gunakan hair tonik setelah keramas, dan lakukan pijatan ringan pada kulit kepala, karena pijatan ringan ini dapat membantu melancarkan peredaran darah.
• Creambath seminggu sekali akan sangat membantu dalam menjaga kesehatan rambut apalagi kesehatan rambut bagi wanita berjilbab, supaya rambut dan kulit kepala selalu mendapatkan nutrisi, serta menghindari kecenderungan menjadi lemab dan kulit kepala berketombe.
• Gunakan ratus untuk menjaga keharuman rambut. Menggunakan jilbab membuat rambut tertutup dan kerap menimbulkan bau yang tidak sedap karena lembab. Untuk itu, rambut dapat diratus setiap sebulan sekali agar lebih harum dan mengembang. Ratus adalah mengasapi rambut dengan campuran rempah dan bunga-bungaan, bahan-bahan ini bisa dibeli di salon-salon besar atau toko kosmetik
Dan perhatikan kondisi rambut sebelum ditutupi dengan jilbab :
• Sebelum mengenakan jilbab, rambut harus dalam kondisi sudah kering, karena rambut yang masih basah atau lembab menyebabkan rambut menjadi rapuh, selain menimbulkan ketombe karena kulit kepala yang lembab.
• Untuk rambut yang panjang, jangan mengikat rambut terlalu keras,karena akan menyebabkan rambut menjadi rapuh dan mudah patah.
Dan berikut adalah tips memilih bahan jilbab, sebagai bagian dari perawatan rambut untuk wanita berjilbab
• Pemilihan bahan untuk jilbab, cukup berpengaruh terhadap kesehatan rambut, Pilih yang berbahan seperti kaos , katun atau spandek karena bahan-bahan tersebut sangat mudah menyerap keringat, sehingga dapat mencegah terjadinya kelembaban di rambut atau kulit kepala kita.
• Hindari menggunakan jilbab warna hitam atau gelap, khususnya di siang hari, karena warna hitam atau gelap sangat mudah menyerap sinar matahari, sehingga membuat rambut atau kulit kepala menjadi lebih panas.
• Hindari menggunakan jilbab yang berlapis-lapis, atau kalaupun berlapis jangan lebih dari empat lapisan, selain membuat kulit sulit bernafas, juga menyebabkan kulit kepala menjadi lembab.
• Jangan terlalu sering mengikat kerudung dibagian leher, karena menghambat udara masuk dan rambut susah bernafas.

kesehatan lingkungan dan sampah


Kesehatan Lingkungan dan Sampah

Istilah kesehatan sudah sangat erat dalam kehidupan masyarakat. Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan Bab 1 Pasal 1 mendefinisikan kesehatan sebagai berikut :

“Kesehatan adalah keadaan sejahteraan dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial ekonomis”.

Kesehatan mempunyai berbagai aspek antara lain yaitu kesehatan lingkungan. Menjaga kesehatan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-hamba-Nya, kesehatan lingkungan harus tetap dijaga agar keluarga kita terhindar semua jenis bibit penyakit. Kesehatan merupakan hal yang paling berharga dan tak ternilai harganya. Namun, terkadang pada saat kita sehat, kita melupakan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berhaga.
Menjaga kesehatan lingkungan adalah suatu kewajiban yang sangat penting bagi kesehatan individu, keluarga bahkan masyarakat. Sebagai contoh, menjaga kesehatan lingkungan adalah membuang sampah pada tempatnya. Sampah mempunyai dampak yang sangat buruk bagi kesehatan masyarakat.
Sampah adalah segala sesuatu yang tidak lagi dikehendaki atau dianggap tidak dibutuhkan lagi oleh individu maupun kelompok masyarakat. Sampah terbagi menjadi 2 yaitu sampah yang mudah membusuk dan sampah yang tidak mudah membusuk, smapah yang mudah membusuk antara lain berupa zat-zat organic seperti sisa-sisa sayuran, sedangkan yang tidak mudah membusuk dapat berupa plastic, kertas, karet, logam. Dan lain-lain.
Sampah banyak mempunyai danpak yag kurang baik bagi kesehatan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, sebaiknya sampah bisa di kelolah dengan baik. Pengelolahan sampah perlu dilakukan karena mempunyai tujuan yaitu :

  1. Untuk mencegah terjadinya penyakit
  2. Konservasi sumber daya alam
  3. Mencegah gangguan estika
  4. Memberi insentif untuk daur ulang atau pemanfaatan
  5. untuk mencegah kuantitas dan kualitas sam[pah yang akan terus meningkat.

Bibit penyakit yang ditimbulkan oleh sampah antara lain disebabkan oleh lalat, tikus, dan racun yang di sebabkan oleh zat yang terkandung dalam sampah tersebut. Berikut ini beberapa panyakit bawaan sampah dan penyebabnya :
 

Nama Penyakit
Bawaan lalat :
-     Dysenterie basilaris
-     Cholera
-     Ascariasis
-     Ancylostomiasis
Bawaan tikus
-     Pest
-     Rat bite fever
Keracunan
-     Metan
-     Carbon monoxia
-     Hidrogen Sulfida
-     Logam berat


Penyebab Penyakit

Shingella shigae
Vibrio cholerea
A.Lumbricoides
A. duodenale

Perteurella pestis
Streptobacillus moniliformis





Sumber : Benenson, A. 1970

Mengelolah sampah sangat sulit dilakukan hal ini karena :
  1. Meningkatkan tingkat hidup masyarakat yang tidak disertai dengan pengetahuan dalam mengelolah sampah.
  2. Sulitnya menumbuhkan kebiasaan masyarakat dalam mengelolah sampah sehingga menimbulkan banyak pencemaran udara, air, dan tanah.
  3. Kegagalan dalam daur ulang ataupun pemnfaatan kembali barang bekas, ataupun produk daur ulang yang sangat rendah mutunya sehingga cepat menjaqdi sampah kembali.
  4. Semakin sulitnya mendapatkan lahan sebagai pembuangan akhir sampah.
  5. Sulitnya mengajak partisipasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Banyak bentuk pengelolahan sampah antara lain mengelolah sampah organic menjadi pupuk kompos yang berguna dalam bidang pertanian sedangkan sam[pah plastic atau sampah yang tidak mudah mmebusuk bisa didaur ulang dan bisa dijadikan bahan pembuatan kerajinan tangan misalnya saja pembuatan tas, dan lain-lain.
Peneglolahan sampah sangat erat hubungannya dalam menciptakan dan menjaga kesehatan lingkungan yang baik dalam kehidupan masyarakat. Dengan mengelolah sampah dengan baik maka lingkungan masyarakat menjadi bersih dan nyaman dan tidak akan menimbulkan bibit penytakit. Selain itu, masyarakat dalam mengelolah sampah sangat dibutuhkan karena dalam bidang kerjasama anatara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kesehatan lingkungan akan lebih mudah.

manfaat daun sirih


MANFAAT DAUN SIRIH









Daun sirih (dalam bahasa Latin disebut Piper betle L) bisa tumbuh pada daerah yang beriklim tropis, sehingga sangatlah wajar jika di Indonesia sangat banyak kita jumpai tanaman sirih ini. 
MANFAAT DAUN SIRIH UNTUK OBAT TRADISIONAL :
Dalam daun sirih terkandung eugenol yang memiliki sifat antifungal . Dengan sifat antifungal ini, daun sirih dapat digunakan untuk menghambat tumbuh dan berkembangnya yeast (sel tunas) dari Candida albicans.

Daun sirih juga mengandung zat antiseptik yang berperan dalam membunuh bakteri. Sifat antiseptik yang dimiliki daun sirih disebabkan dari turunan fenol yaitu kavikol, dimana sifat antiseptiknya 5x lebih efektif bila dibandingkan fenol biasa.

Selain dari dua sifat diatas, Daun sirih juga memiliki efek antibakteri terhadap Streptococcus mutans, Streptococcus viridans, Streptococcus sanguis, Staphylococcus aureus, dan, Actinomyces viscosus.
BEBERAPA MANFAAT DAUN SIRIH :
Dibawah ini adalah beberapa manfaat daun sirih sebagai tanaman obat serta bagaimana cara meramu dan menggunakannya sebagai obat :
  1. Mengobati pendarahan pada hidung / mimisan : 1 lbr daun sirih agak muda dilumatkan , gulung sambil ditekan sehingga keluar minyaknya. Gunakan untuk menyumbat hidung.
  2. Sebagai obat batuk : Rebus 15 lembar daun sirih dengan tiga gelas air sampai tersisa ¾ air. Minum air rebusan tersebut dengan menambahkan satu sendok madu. Lakukan hingga batuk hilang.
  3. Sebagai obat bronchitis : daun sirih  sebanyak 7 lbr, gula batu satu potong direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum 1/3 gelas dengan aturan 3 x sehari.
  4. Obat luka bakar : peras daun sirih secukupnya, tambahkan madu sedikit, lalu bubuhkan pada bagian kulit tubuh yang luka akibat terbakar.
  5. Menghilangkan bau badan : rebus 5 lembar daun sirih dengan 2 gls air sampai menjadi 1 gls, minum secara rutin tiap hari.
  6. Mengobati bisul : Cuci daun sirih secukupnya, giling hingga halus, lalu bubuhkan pada bisul dan sekelilingnya. Kemudian dibalut. Lakukan 2x sehari.
  7. Menghilangkan aroma kurang sedap pada mulut : 4 lembar daun sirih,diseduh air panas, tunggu sekitar 1 jam. Gunakan sebagai obat kumur.
  8. Mengobati sariawan : 2 lembar daun sirih segar dicuci, lalu kunyah sampai lumat oleh mulut anda. Buang ampasnya.
  9. Mengobati keputihan : Rebus 10 lbr daun sirih menggunakan 2,5 ltr air, angkat, lalu pada kondisi air hangat gunakan untuk mencuci bagian kemaluan.
  10. Obat jerawat : tumbuk 10 lbr daun sirih hingga halus, Seduh dengan dua gls air panas. Setelah dingin, gunakan air seduhan tersebut untuk mencuci muka. Lakukan sehari 2 sampai 3 kali.
  11. Mengobati diare : 6 lbr daun sirih, 6 biji lada, 1 sdm minyak kelapa. Tumbuk semua bahan sampai halus, gunakan sebagai obat gosok pada bagian perut.
  12. Mengurangi air ASI berlebih : ambil daun sirih secukupnya, lalu olesi dengan minyak kelapa, panaskan diatas api sampai layu, hangat-hangat tempelkan diseputar payudara yang bengkak.
  13. Mengatasi mata merah dan gatal : rebus 6 lbr daun sirih menggunakan 1 gls air hingga mendidih. Setelah air rebusan dingin, gunakan untuk mencuci mata. Lakukan 3x sehari sampai mata anda sembuh.
  14. Tanaman Hias : Daun sirih juga bisa dijadikan untuk menghiasi rumah anda. Anda bisa menanam tanaman daun sirih ini di pot dan letakkan ditempat yang enak dipandang. Mungkin bisa anda taruh di dekat kamar mandi, ataupun di teras atap rumah.
  15. Pengusir Serangga : Serangga seperti semut tidak menyukai bau minyak atsiri yang dikeluarkan oleh daun sirih. Jika anda hendak ingin mengusir semut dari tempat tertentu, silahkan gunakan saja daun sirih. Caranya juga cukup mudah, anda tinggal ambil beberapa daun sirih lalu potong menjadi beberapa bagian dan taruh di lokasi yang anda inginkan.
  16. Untuk Snack : Daun sirih juga bisa disulap menjadi snack (makanan ringan) yang enak dimakan. Salah satunya dengan membuat keripik daun sirih. Bahan yang digunakan untuk membuat keripik daun sirih ini adalah garam, ketumbar, kunir, bawang putih, tepung beras, telur dan sedikit air. Untuk mengolahnya, tumbuk ketumbar, kunir, bawang putih, kemiri dan garam menjadi halus. Lalu masukkan kedalam baskom dan campur dengan telur dan beri sedikit air kedalmnya. Setelah itu aduk hingga tercampur merata. Bersihkan terlebih dahulu daun sirih, dan hilangkan bau anyir daun sirih dengan merebusnya terlebih dahulu hingga 3 menit. Lalu cuci dan jemur hingga kering. Setelah kering masukkan kedalam adonan tadi dan goreng dengan menggunakan minyak. Jadilah keripik daun sirih

  1. Meningkatkan gairah seksual : Biasanya daun sirih untuk keperluan ini dijadikan sebagai membuat organ kewanitaan (vagina) menjadi lebih keset. Bisa dipakai untuk dibasuh seperti pada ramuan untuk menghilangkan keputihan, atau bisa juga dicampur dengan bahan lainnya seperti kulit jeruk purut dan cendana untuk pengasapan pada bagian vagina. Tujuannya untuk menyeimbangkan kelembaban, dan sebagai antiseptik. Serta untuk meningkatan gairah seksual wanita, karena vagina yang keset dan tidak bau akan menambah percaya diri bagi wanita.
Demikian manfaat dari daun sirih. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari informasi manfaat daun sirih. Untuk mendapatkan daun sirih ini juga relatif mudah, meskipun anda sendiri tidak menanamnya. Anda bisa mencari atau membelinya di pasar-pasar tradisional.

Manfaat dan Khasiat Daun Singkong
Manfaat dan Khasiat Daun Singkong - Tahukah anda.. ternyata Daun Singkong memiliki ke unikan daun nya ada 5 coba deh perhatikan Gambar Daun Singkong di samping ini. Seperti kita ketahui sangat mudah untuk mendapatkan Daun Singkong, selain memiliki ke unikan pada Daun nya ternyata pohon yang memang dapat tumbuh di seluruh penjuru Indonesia ini ternyata Daun nya mempunyai Manfaat dan Khasiat yang cukup banyak dan sangat bermanfaat untuk Kesehatantubuh. Selain buah Pohon singkong dapat di konsumsi.

Singkong merupakan dari jenis keluarga tanamanEuphorbiaceae, singkong biasanya dimanfaatkan bukan hanya buahnya saja seperti yang saya bilang di atas, namun buah singkong merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi makanan pokok bagi sebagian daerah. Kandungan Gizi Daun Singkong juga banyak diantanya adalah :
  • Vitamin (A, B17, dan C)
  • Kalsium
  • Kalori
  • Fosfor
  • Protein
  • Lemak
  • Hidrat arang
  • Zat besi.
Manfaat dan Khasiat Daun Singkong
Manfaat Daun Singkong sangatlah banyak dan besar, kesehatan tubuh kita dapat ditambah dengan makanan yang bergizi seperti Daun Singkong ini. Pada umumnya Daun Singkong memiliki beberapa manfaat penting seperti cocok untuk anda yang sedang melakukan program diet sebab Daun Singkong sangat rendah kalori. Dengan begitu mengkonsumsi daun singkong akan memberikan efek rasa kenyang. Selain itu Bagi anda yang susah sekali BAB, daun singkong mampu mengatasi sembelit dan melancarkan pencernaan kita. Selain itu, Daun Singkong juga dapat digunakan sebagai obat reumatik, sakit kepala, luka bernanah, obat flu, diare, mengatasi cacingan, serta meningkatkan stamina tubuh.

Selain dari Manfaat Daun Singkong dan kandungan gizi daun singkong, khasiat daun singkongjuga banyak sekali, yaitu untuk mengobati berbagai jenis penyakit dan berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang dapat diobati dengan memanfaatkan Daun Singkong dan cara mengolahnya. Monggo silahkan dibaca : 

1. Khasiat daun singkong untuk obat sakit kepala
  • Siapkan beberapa lembar daun singkong atau pucuk ubi yang masih segar
  • Cuci sampai bersih daun singkong yang sudah kita siapkan tersebut
  • Haluskan daun singkong yang sudah kita siapkan tersebut, dengan cara ditumbuk
  • Kompres atau tempelkan kebagian kepala kita yang sedang sakit
  • Lakukan pengobatan tersebut setiap hari selama rasa sakit kepala masih belum sembuh
2. Khasiat daun singkong untuk obat diare
  • Siapkan seikat daun singkong yang masih
  • Cuci sampai bersih daun singkong tersebut
  • Rebus daun singkong tersebut diair dengan air 900cc, sampai airnya berkurang menjadi 450cc
  • Saring ambil airnya
  • Bagi air ramuan tersebut menjadi dua bagian dan minum dua kali sehari pagi dan malam
3. Khasiat daun singkong untuk obat rematik
  • Siapkan daun singkong yang masih segar kurang lebih 5 lembar
  • Jahe merah 15 gram
  • Kapur sirih secukupnya
  • Haluskan kesemua ramuan tersebut dengan cara ditumbuk ataupun diblender, dan jangan lupa dicampur dengan sedikit air
  • Oleskan ramuan tersebut kebagian tubuh kita yang sakit terkena rematik tersebut
Demikianlah beberapa Khasiat Daun Singkong, semoga Tips dari Tips Gaya Sehat tentangManfaat dan Khasiat Daun Singkong dapat bermanfaat, Selamat Mencoba.