Kamis, 16 Mei 2013

kesehatan lingkungan dan sampah


Kesehatan Lingkungan dan Sampah

Istilah kesehatan sudah sangat erat dalam kehidupan masyarakat. Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan Bab 1 Pasal 1 mendefinisikan kesehatan sebagai berikut :

“Kesehatan adalah keadaan sejahteraan dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial ekonomis”.

Kesehatan mempunyai berbagai aspek antara lain yaitu kesehatan lingkungan. Menjaga kesehatan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-hamba-Nya, kesehatan lingkungan harus tetap dijaga agar keluarga kita terhindar semua jenis bibit penyakit. Kesehatan merupakan hal yang paling berharga dan tak ternilai harganya. Namun, terkadang pada saat kita sehat, kita melupakan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berhaga.
Menjaga kesehatan lingkungan adalah suatu kewajiban yang sangat penting bagi kesehatan individu, keluarga bahkan masyarakat. Sebagai contoh, menjaga kesehatan lingkungan adalah membuang sampah pada tempatnya. Sampah mempunyai dampak yang sangat buruk bagi kesehatan masyarakat.
Sampah adalah segala sesuatu yang tidak lagi dikehendaki atau dianggap tidak dibutuhkan lagi oleh individu maupun kelompok masyarakat. Sampah terbagi menjadi 2 yaitu sampah yang mudah membusuk dan sampah yang tidak mudah membusuk, smapah yang mudah membusuk antara lain berupa zat-zat organic seperti sisa-sisa sayuran, sedangkan yang tidak mudah membusuk dapat berupa plastic, kertas, karet, logam. Dan lain-lain.
Sampah banyak mempunyai danpak yag kurang baik bagi kesehatan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, sebaiknya sampah bisa di kelolah dengan baik. Pengelolahan sampah perlu dilakukan karena mempunyai tujuan yaitu :

  1. Untuk mencegah terjadinya penyakit
  2. Konservasi sumber daya alam
  3. Mencegah gangguan estika
  4. Memberi insentif untuk daur ulang atau pemanfaatan
  5. untuk mencegah kuantitas dan kualitas sam[pah yang akan terus meningkat.

Bibit penyakit yang ditimbulkan oleh sampah antara lain disebabkan oleh lalat, tikus, dan racun yang di sebabkan oleh zat yang terkandung dalam sampah tersebut. Berikut ini beberapa panyakit bawaan sampah dan penyebabnya :
 

Nama Penyakit
Bawaan lalat :
-     Dysenterie basilaris
-     Cholera
-     Ascariasis
-     Ancylostomiasis
Bawaan tikus
-     Pest
-     Rat bite fever
Keracunan
-     Metan
-     Carbon monoxia
-     Hidrogen Sulfida
-     Logam berat


Penyebab Penyakit

Shingella shigae
Vibrio cholerea
A.Lumbricoides
A. duodenale

Perteurella pestis
Streptobacillus moniliformis





Sumber : Benenson, A. 1970

Mengelolah sampah sangat sulit dilakukan hal ini karena :
  1. Meningkatkan tingkat hidup masyarakat yang tidak disertai dengan pengetahuan dalam mengelolah sampah.
  2. Sulitnya menumbuhkan kebiasaan masyarakat dalam mengelolah sampah sehingga menimbulkan banyak pencemaran udara, air, dan tanah.
  3. Kegagalan dalam daur ulang ataupun pemnfaatan kembali barang bekas, ataupun produk daur ulang yang sangat rendah mutunya sehingga cepat menjaqdi sampah kembali.
  4. Semakin sulitnya mendapatkan lahan sebagai pembuangan akhir sampah.
  5. Sulitnya mengajak partisipasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Banyak bentuk pengelolahan sampah antara lain mengelolah sampah organic menjadi pupuk kompos yang berguna dalam bidang pertanian sedangkan sam[pah plastic atau sampah yang tidak mudah mmebusuk bisa didaur ulang dan bisa dijadikan bahan pembuatan kerajinan tangan misalnya saja pembuatan tas, dan lain-lain.
Peneglolahan sampah sangat erat hubungannya dalam menciptakan dan menjaga kesehatan lingkungan yang baik dalam kehidupan masyarakat. Dengan mengelolah sampah dengan baik maka lingkungan masyarakat menjadi bersih dan nyaman dan tidak akan menimbulkan bibit penytakit. Selain itu, masyarakat dalam mengelolah sampah sangat dibutuhkan karena dalam bidang kerjasama anatara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kesehatan lingkungan akan lebih mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar